PENGUJIAN KONSORSIUM MIKROBA ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR SclerotiumrolfsiiPENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA KEDELAI (Glycine Max L.).

Authors

  • Irianti Cristina Silaban Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Luqman Qurata Aini
  • Muhammad Akhid Syib'li

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi konsorsium mikroba antagonis yang terdiri dariBacillus sp., Pseudomonas sp., serta Trichoderma sp., sebagai agens hayati untuk mengendalikan penyakit rebah semai pada tanaman kedelai yang disebabkan oleh jamur Sclerotium rolfsii. Beberapa pengujian dilakukan baik secara in vivo dalam cawan Petri maupun in planta dengan membandingkan perlakuan mikroba antagonis secara tunggal dan dalam konsorsium dengan perlakuan kontrol aquades maupun fungisida.Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsorsium mikroba antagonis secara nyata dapat menghambat pertumbuhan jamur S. rolfsii pada pengujianin vitro.Konsorsium mikroba antagonis juga secara nyata menekan presentase kejadian penyakit rebah semai pada persemaian tanaman kedelai.Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlakuan terbaik untuk menekan kejadian penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai adalah konsorsium mikroba antagonis dengan dosis 30 ml/L.

Kata kunci: Konsorsium, mikroba antagonis, penyakit rebah kecambah, Sclerotium rolfsii

Downloads

Published

2015-10-28

How to Cite

Silaban, I. C., Aini, L. Q., & Syib’li, M. A. (2015). PENGUJIAN KONSORSIUM MIKROBA ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR SclerotiumrolfsiiPENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA KEDELAI (Glycine Max L.). Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 3(2), pp. 100–107. Retrieved from https://jurnalhpt.ub.ac.id/index.php/jhpt/article/view/189

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3